Updates

Lima Tips Mencuci Alat Makan yang Benar

Dalam dunia kuliner, kebersihan makanan dan peralatannya menjadi salah satu faktor penting yang patut diperhatikan. Males juga kan kalau makan dengan alat makan yang kotor dan nggak higienis. Yang ada malah jadi bisa bikin ilfil buat makan. Makanya, peralatan makan dan masak perlu dijaga kebersihannya setiap saat.

Terus, bagaimana cara mencuci alat masak dan makan yang baik? Nah, ada beberapa prinsip dasar dan teknik yang perlu kamu ketahui saat ingin mencuci peralatan masak dan makan, sehingga memberikan hasil akhir pencucian alat yang bersih. Berikut kami bagi beberapa tipsnya:

1. Pisahkan dan buang sisa makanan dan kotoran yang terdapat pada peralatan yang akan dicuci, seperti sisa makanan di atas piring, sendok, panci dan lainnya.

2. Guyur peralatan masak dan makan dengan air agar bersih dari noda sisa makanan dan kotoran. Jika menemukan noda kotoran yang membandel, lakukan perendaman untuk memberi kesempatan peresapan air ke dalam sisa makanan yang menempel atau mengeras. Hal ini dilakukan agar kotoran terlepas dari peralatan sehingga lebih mudah dibersihkan. Waktu perendaman ini tergantung pada kondisi peralatan, biasanya minimal antara 30-60 menit. Perendaman dengan air panas tentu akan lebih cepat daripada air dingin.

3. Cuci peralatan dengan cara menggosok dan melarutkan sisa makanan dengan alat seperti spons, sabut, abu gosok atau sabun cuci piring. Pada tahap penggosokan ini perlu diperhatikan dengan cermat sejumlah bagian-bagian peralatan, sehingga dihasilkan pencucian peralatan yang bersih. Diantara sejumlah bagian peralatan yang perlu diperhatikan saat mencuci adalah permukaan tempat makanan, bagian peralatan yang terkena kontak dengan tubuh seperti bibir gelas atau ujung sendok, dan bagian peralatan yang tidak rata, bergerigi dan berpori.

4. Setelah menggosok peralatan yang dicuci saatnya membilas peralatan sampai bersih dengan air. Di tahap ini, penggunaan air harus banyak dan terus mengalir. Tekanan air juga harus cukup sehingga dapat melarutkan sisa kotoran atau bahan pencuci. Bilaslah peralatan dengan cara menggosok memakai tangan atau sampai terasa kesat (tidak licin).

5. Tahap terakhir dari pencucian alat masak dan makan adalah dengan mengeringkannya menggunakan handuk. Tujuannya menghilangkan sisa-sisa kotoran yang mungkin masih menempel akibat proses pencucian. Nah, saat mengeringkan dengan handuk ini pastikan handuk yang digunakan steril dan sering diganti, ya. Jika merasa terlalu ribet mengeringkan peralatan makan dengan handuk, kamu juga bisa meniriskan alat masak dan makan sampai kering dengan sendirinya. Tentu langkah ini memerlukan waktu lebih lama dibanding mengeringkan alat masak dan makan memakai handuk.

Nah, itu dia lima tips mencuci alat makan yang bisa kami bagi. Dengan menjaga kebersihan alat masak dan makan, maka kita bisa membantu mencegah terjadinya kontaminasi makanan yang bisa saja terjadi. Yuk, mulai mencuci peralatan masak dan makan kita dengan benar!

Kenali Lima Cara Memilih Ikan nan Segar!

Ikan merupakan salah satu bahan pangan yang punya kandungan protein cukup tinggi. Bagi tubuh manusia, protein mempunyai fungsi yang sangat penting, diantaranya untuk pertumbuhan serta mengganti dan membangun sel-sel tubuh yang telah rusak. Protein ikan pun mengandung asam amino yang dapat membantu pembentukan sistem kekebalan tubuh.

Mengingat begitu besar manfaat ikan bagi tubuh manusia, maka kamu juga harus tahu bagaimana cara memilih ikan yang baik dan segar alias bermutu terbaik. Dalam memilih ikan ini, kamu bisa menggunakan indra penglihatan, perabaan dan penciuman. Nah, apa saja yang harus diperhatikan dalam memilih ikan? Berikut tips singkat dan mudah untuk memilih ikan yang segar:

1. Perhatikan warna kulit ikan. Ikan yang segar terlihat memiliki warna kulit yang mengkilat dan jernih. Sisik ikan pun akan tetap melekat kuat pada kulitnya dan mengkilat. Ini berbeda dengan ikan yang busuk, dimana kulit ikannya akan terlihat kusam atau suram dan tidak segar lagi. Sisik juga akan mudah lepas dari badan ikan.

2. Raba permukaan daging ikan di bagian perut dan tekan-tekan secara perlahan. Ciri ikan yang masih segar adalah apabila daging ikan ditekan dengan jari, maka ia akan cepat kembali pada keadaan semula atau kenyal. Itu tandanya ikan belum busuk atau rusak. Sementara, jika ikan sudah busuk, maka daging ikannya akan terasa lembek.

3. Perhatikan bagian insang ikan. Ikan yang berkualitas baik akan memiliki bagian insang yang masih berwarna merah segar dan lembaran insangnya terlihat jelas. Hati-hati jika kamu melihat bagian insang ikan yang kotor, tidak berwarna merah, dan sudah penuh dengan cairan yang melekat. Itu tandanya ikan sudah mulai busuk.

4. Saat memilih ikan, lihat juga bola mata ikan yang dijual di pasar atau supermarket. Dilihat dari bola matanya, ikan yang segar memiliki bola mata yang bening atau jernih, cerah dan segar, serta tidak tenggelam pada rongga matanya. Sementara, ikan yang busuk matanya sudah suram, pucat dan keruh. Apabila bola mata ikan ditekan, maka akan hancur dan tidak muncul kembali.

5. Ketika ingin membeli ikan, gunakan juga indra penciuman kamu, ya. Ikan yang masih segar tentu mempunyai bau yang masih segar pula. Jika kamu mendapati ikan sudah berbau kurang sedap seperti amonia atau belerang, serta berbau basi dan asam, itu berarti ikan tersebut sudah busuk.

Tips Cara Menyimpan Buah

Ada berbagai jenis buah di Indonesia. Dengan iklim tropis di tanah air, Indonesia pun dikaruniai beragam jenis buah termasuk buah-buahan tropis seperti nanas dan mangga. Nah, agar buah-buah yang kamu beli di pasar atau supermarket tetap segar, maka kamu perlu tahu pula cara penyimpanannya yang baik dan benar.

Secara umum, cara penyimpanan buah yang baik adalah disimpan dengan temperatur 5-10 derajat Celcius atau di lemari pendingin, sementara untuk buah yang berkulit tipis dan berdaging lunak sebaiknya disimpan dalam kotak berlubang agar ada sirkulasi udara. Hindari pula menyimpan buah yang telah dikupas dan dipotong, ya.

Nah, buah-buahan di Indonesia dapat digolongkan menjadi tiga, yaitu hard fruit, stone fruit dan soft fruit. Hard fruit adalah jenis buah yang mempunyai daging kaku seperti apel, pir dan kesemek. Sementara, stone fruit adalah buah yang berbiji banyak seperti delima, jambu biji dan pisang. Dan, soft fruit adalah buah yang bertekstur lembut seperti berries.

Lalu, bagaimana cara menyimpan berbagai jenis buah tersebut? Untuk penyimpanan hard fruit, sebaiknya dilakukan di dalam box dengan temperatur 5-10 derajat Celcius. Apabila buah dalam keadaan terbungkus spons/kertas, jangan dibuka sebelum digunakan untuk menghindari gesekan satu dengan yang lain yang dapat menimbulkan cacat kulit luar dan mudah membusuk. Buah yang baru harus selalu disimpan di belakang buah yang lama dengan tujuan agar dikonsumsi terlebih dulu. Gunakan sistem First In First Out.

Untuk buah jenis soft fruit, seperti stroberi dan raspberry, sebaiknya disimpan di dalam keranjang dalam suhu 5-10 derajat Celcius. Untuk jenis buah yang dibekukan, setelah selesai penggunaan sebaiknya langsung disimpan kembali dalam freezer untuk menjaga tekstur buah tetap dalam keadaan baik.

Sementara, untuk stone fruit, alangkah baiknya bila disimpan di ruangan dingin dengan beralaskan baki agar mudah terlihat apabila buah membusuk. Buah yang busuk harus segera dibuang agar tidak merusak keadaan buah yang masih baik kondisinya. Khusus untuk pisang, sebaiknya disimpan tergantung sehingga tidak ada kulit buah yang tertekan.

Resep Sambel Bawang

djajananku

Sebagai orang Indonesia, terutama orang jawa, pasti pernah kenal dengan yang namanya sambel bawang. Bagaimana cara membuatnya? ini dia resep dan cara pembuatan Sambel Bawang.

  1. Siapkan cabai rawit merah 10 buah.
  2. Siapkan bawang putih ukuran kecil 1 buah, lalu kupas.
  3. Siapkan garam 1 pucuk sendok teh.

Langkah-langkah pembuatan sambal bawang yang mak nyuss dan membangkitkan selera makan adalah seperti berikut.

  1. Cuci cabai merah dan bawang putih.
  2. Ulek cabai rawit dan bawang putih beserta garam sampai menyatu.
  3. Sambel bawang siap dihidangkan.

Terkadang ada beberapa orang atau rumah makan yang menambahkan micin untuk menambah rasa. Ada juga yang menambahkan minyak goreng sedikit, katanya sih lebih enak gitu rasanya. Silakan mencoba.. :9

View original post

Muhammara (Roasted Red Bell Pepper–Walnut Dip) Vegan

healticious

Muhammara (Roasted Red Bell Pepper–Walnut Dip)
Vegan

image00278Membuat sekitar 2 ½ gelas / 575 g
2 paprika merah, dipanggang, dan dikupas
1 gelas / 120g biji kenari/ walnut, panggang
⅔ gelas / 40 g remah roti atau panko, panggang
2 sdt molasses delima (pomegranate)
2 siung bawang putih
Sedikit cabe merah kering
Jus dari ½ lemon
1 sdt paprika
½ sdt jinten (opsional)
1 sdt garam
Sedikit lada hitam
¼ gelas / 60 ml minyak zaitun extra-virgin.

Campurkan paprika dan kenari dalam food processor dan blender sampai campuran halus. Tambahkan remah roti, molasses delima, bawang putih, cabe merah kering, jus lemon, paprika, jintan (jika menggunakan), garam, dan merica. Tambahkan minyak zaitun secara perlahan dan blender.

View original post

Happy Mommy .. Happy Family

Percayalah!
Buat pecinta buah nanas&mangga .. salad buah ini haruus dicoba ..

Bahan :
Mangga
Nanas (saya pk nanas yg kecil2,kl ga saalah namanya nanas madu)
lemon secukupnya
gula pasir secukupnya
kacang mete/walnut (beli di supermarket,kl bs yg dah tinggal makan)
susu kental manis
parutan keju secukupnya

Cara :
potong buah kecil2,peres lemon secukunya sesuai selera ..aduk rata sisihkan

sangrai gula pasir di teflon aja biar ga lengket,apinya kecil,sampe brubah jd kecoklatan ..trus masukin kacang2nya,aduk rata..biarkan sebentar sampe kaku,angkat dan haluskan (saya suka yg ga trlalu halus,jd msh brasa kacangnya)

taburin parutan keju secukupnya,kl yg suka pedes tambahin cabe bubuk secukupnya,kacang&caramel secukupnya ke atas mangga dan nanas,tambahkan susu kental manis

rasanya lengkap bgt.. manis asin pedes manis asem…jeng jreng!!!

image

kl suka ksh like,ksh comment..kl ga suka diem aja ..hehehe!peace!

Posted from my very smart phone!!

View original post

Jakarta Kemang Lowongan MammaRosy

Jakarta Kemang Lowongan MammaRosy:

Bartender, Waiter & Waitress:
hard-worker, motivated, fast learner, age max 30yo, good attitude, good English, 2years-experience.

Kitchen Steward/ Dishwasher:
siap kerja keras, rajin, sopan & jujur, umur max 30th.

Kirim surat lamaran kerja:
Mamma Rosy Kemang Raya 58 Jakarta Selatan
info [at] mammarosy.com

Jakarta-Bekasi Lowongan Kerja Commis – Daily Worker Kitchen

Jakarta-Bekasi Lowongan Kerja Commis & Daily Worker Kitchen:

Commis:
Pendidikan Diploma 3,
Berpengalaman,
Paham masakan Sumatera Utara, Bali dan Sulawesi,
Penempatan Jakarta

Daily Worker (DW):
Berpengalaman,
Pekerja keras,
Penempatan Bekasi commisary, hot kitchen, dapur kue-kue/ ruang kemas

Kirim surat lamaran kerja via e-mail:
karir [at] kantina.id

Jakarta Utara Katering Lowongan Kerja

Jakarta Utara Katering Lowongan Kerja :

1. Chef Bakery: laki-laki, umur maks 45th, pengalaman min 5th, paham strategi budget dapur
2. Koki: pengalaman min 1 tahun
3. Helper Baker: pengalaman min 1 tahun
4. Teknisi: SMK, kuasai arus lemah
5. Admin wanita: SMA/SMK bisa komputer
6. Sopir: SIM A, umur maks 35th, pengalaman min 1th

Lokasi kerja Jakarta Utara

Kirim surat lamaran kerja via e-mail:
azaliacatering [at] gmail.com

Planet Earth for Foodies: We Welcome You & Your Empty Stomach!

Nepheliad Atelier

Luscious mangos grow abundantly in our deep seas, their trees nesting close to the tangled vines of sour green grapes that thrive in the salt-water climate. Diving is not only a trek into the wilderness but also an edible adventure into nature’s cuisines. Many of our experts combine the fertile strength of the grapes with rice wine through years of preservation – the results are out of this world!

In the summer, the African plains are saturated in a flavor of pomegranate cider – a sweet and syrupy aroma that encourage its inhabitants rise with the sun and practice productively. Meanwhile, their neighbors in Europe dine exquisitely on steaming rice pudding and raw honey drizzled onto pears. They have rather picky appetites and strictly ban products like tomato soup and can openers. Unfortunately, we have never found out why.

View original post 295 more words

Road trip in taiwan – Keelung night market

Darwin on the rocks and around the world

Last November, we went to Taiwan for two weeks and we did a road trip around the island and it was fabulous ! The weather, the people.. and the food, oh the food…. it was just amazing ! We landed in Taipei and we started to drive clockwise around the island.

The flight from Manchester to Taipei airport was a long one, and the 4 hours stop over in Dubai were a bit painful. I thought Emirates was a good airline company, but I have to admit that the service was really poor on that flight and we had to wait almost 2 hours before getting a bit of water. Our seats were broken and we couldn’t lower them.. so it was impossible for me to fall asleep ! Thankfully, they had a good selection of tv shows and films 🙂 All the hostesses seem overwhelmed and didn’t really know how…

View original post 396 more words

The Commissary

New York City and Ocean Grove

Picture of Commissary Garage at Fauzia's Food Cart in Bronx New York by Mary Catherine Messner mcmessner

A good commissary or garage is very important to every street food vendor. This is where food can be bought or prepped, where carts and trucks are loaded in early morning, and where, at the end of the day, they are emptied, cleaned and stored. Each commissary is different, and as in all things good ones are hard to find. But once found, you stick with them.

View original post

Tastings: The Ingredients to a Great Event

Daily Cookie

tastingAfter each event, we meet with the client to debrief on all aspects of the project: the successes, the areas for improvement and the highlights.

We prepare for the debriefs by listing the ingredients to a great event.

Food has a starring role and plays an integral part in just about every event. Who is at your table is key, but what you serve on that table is just as important.

Enter tastings.

tasting

Yesterday we sampled some good old southern comfort food at Loretta’s Last Call in Boston.  This tasting was significant because the event is a themed event which our guests are not all accustomed to, nor is it a popular cuisine here in the city. We asked the Chef to come up with a menu that showcased the venue’s flavors and that would appeal to the masses.

There were only two of us at this tasting so a…

View original post 160 more words

Healthy fried rice: YES, thats what I said!

Training Wise

Healthy Cauliflower Fried “Rice” healthrice.jpg

INGREDIENTS

  • 1 head cauliflower, chopped into florets
  • 1 small yellow onion, finely chopped
  • 1/2 cup frozen peas
  • 1/2 cup carrots, cubed
  • 2 eggs, beaten
  • 1 Tbsp sesame oil
  • 1/4 cup low sodium soy sauce (I use BRAGG’s AMINOS) found at Walmart etc…
  • 1 Tbsp light brown sugar
  • 1/8 tsp. ground ginger
  • Pinch red pepper flakes
  • 2 Tbsp green onions, chopped

INSTRUCTIONS

  1. Chop head of cauliflower into florets and place in food processor (I just use a Ninja blender-works great) . Pulse until it starts to resemble rice; set aside.
  2. Heat a large wok (or skillet) over medium heat and drizzle in sesame oil. Add onion, peas and carrots and sauté  until tender, about 2 minutes.
  3. Meanwhile in a small bowl, whisk together soy sauce (BRAGG’s AMINOS), brown sugar, ginger and red pepper flakes; set aside.
  4. Slide veggie mixture to one side of the wok and add…

View original post 48 more words

The rustic Griffintown Cafe

Come and Eat with the Gladiators

Hello Gladiators!

Last weekend, after a tour of the City, going from here to there, we ended up at the Griffintown Cafe. If you haven’t been, its a go to. It offers a rustic comfort, excellent brunch and if you re up to it, live jazz nights.

Not our first visit, and definitely not our last, it was once again very good. Although this time around they were out of crab cakes… which I have yet to try since the last time we were over I got the same ” sorry we re all out” ; I opted this time for the eggs benedict. As the rest of the menu, delicious. Homemade breakfast potatoes, excellent hollandaise, greens and fruits on the side with coffee of your choice. Happy Customer!

We also had the huevos divorciados. Poached eggs with tortillas, chili and avocado with a side of pulled pork. Simply delicious!

View original post 37 more words

KULINER ALA DUSUN BAMBU, DARI MASAKAN SUNDA SAMPAI MANCANEGARA

bilhadcommunication

click-mainBandung terkenal dengan kulinernya, sejuta kuliner ada di Kota Bandung, mulai dengan harga kaki lima rasa bintang lima sampai dengan rasa bintang lima harga harga selangit.

Tapi berbeda dengan kuliner yang disajiakan di argo wisata Dusun Bambu Leisure Park, Situ Lembang, Cisarua, Bandung Barat. Disini banyak sekali menu makanan yang disajikan, mulai dari masakan khas sunda sendiri yang terkenal dengan kelezatannya serta sayur-sayurannya, juga ada menu makanan yang bercitarasa mancanegara.

IMG_0462-copyMakanan tradisional khas sunda yang disajiakan disini mempunyai ciri khas tersendiri, karena disajikan mengunakan plating yang masih mempertahankan ciri khas kebudayaan sunda. Tapi bagi pengunjung yang tidak tertarik dengan makanan khas sunda juga jangan khawatir karena disini juga menyediakan banyak sekali menu makanan mancanegara.

Untuk masalah harga dan rasa jangan dikhawatirkan lagi, untuk harga makanan serta minuman disini dimualai dengan kisaran harga Rp. 20.000 sampai Rp. 60.000, serta makanan disini dimasak oleh chief yang sudah teruji keahlian memasaknya.

Jajanan khas…

View original post 227 more words

Menjajal: Chitato Indomie Goreng, jajanan mistis yang akhirnya jadi kenyataan!

Gragas Yuk!

Chitato adalah salah satu snack kentang tersohor di Indonesia yang sudah mewarnai hidup kita sejak era ’90-an. Indomie goreng adalah sebuah legenda hidup yang sudah merajai peringkat World’s Best Instant Noodles selama ini. Ketika keduanya digabungkan jelas saja banyak mind yang blown. Baru mbayanginnya aja udah pada pengen klimaks… indra perasanya. Nggak berbeda dengan gue.

Mungkin euforia atas terwujud dan beredar luasnya Chitato Indomie Goreng itu semacam sample kecil sensasi yang sama kalau akhirnya Jurassic Park beneran dibuka.

View original post 567 more words

Cara Membuat Resep Sushi ala Jepang

mellazahrablogs

Resep Dan Cara Membuat Sushi Dengan Mudah - Cantikinfo, Resep Sushi sederhana oleh Emma Rosa - Cookpad, Resep Sushie Tei Dragon Roll Volcano Sederhana Praktis
Sushi

Resep Sushi – Menu hidangan masakan Jepang kali ini adalah masakanan yang sudah menjadi ikon dari Jepang, yang mana setiap restaurant-restaurant Jepang selalu menghidangkan menu makanan ini sebagai makanan favoritnya. Makanan ini bahan utamanya hanyalah nasi import Jepang yang masak lalu dibentuk bulat memanjang dengan tengahnya atau didalamnya di isi dengan daging dan juga beberapa sayuran segar.

Makanan Sushi sudah mulai menjamur dinegara Indonesia, khususnya di kota Jakarta dan juga beberapa kota terbesar lainnya ditanah air. Namun menu hidangan ini hanya terdapat direstaurant-restaurant Jepang saja, memang ada beberapa restaurant lokal yang menjajakan menu hidangan tersebut namun jarang sekali yang memesannya. Mungkin dikarenakan rasanya yang berbeda, olahan Indonesia dan olahan Jepang.

Untuk referensi resep menu masakan lainnya, sobat bisa gunakan resep Cara Membuat Takoyaki makanan khas Jepang yang lagi populer di negara Malaysia. Tapi jika sobat penasarn ingin sekali membuat Sushi, berikut cara pembuatannya :

Bahan-bahan :

  • 200 ml air

View original post 238 more words

ROEGOEL (Roemah Goeling) di Bandung

Let's Go Eat

  

  

Buat kamu penyuka daging kambing pasti bakalan happy soalnya spesialis kambing guling di Bandung, Roemah goeling baru buka di Bandung. Bertempat di jalan Rajiman, kalau dari jalan pasirkaliki letaknya diujung jalan sebelah kiri. Tempatnya besar juga nyaman dengan desain yang apik terdiri dari indoor dan outdoor. Dibagian pitdoor ada beberapa mural cantik yang bisa untuk kamu gunakan sebagai latar selfie .

 

 

Beberapa menu makanan dari daging kambing juga ada daging sapi dan olahan dari daging ayam, semuanya terlihat menarik. Mari kita coba.

 

   

                   

                      Nasi kambing Singaraja Rp 39.600++

Pertama melihat sajiannya mengingatkan akan nasi campur Bali,apalagi ada lawarnya juga sambal matahnya. Daging kambing gulingnya sangat empuk karen memakai kambing muda tidak bau juga tercium harum bumbu rempah, untuk Lauknya komplit banged ada sate…

View original post 483 more words

Acara Wisata Kuliner yang Tak Ingin Kami Lihat

berserak.net

Weekend pagi, salah satu tontonan di TV yang saya dan istri suka yaitu wisata kuliner, melihat bragam makanan di layar kaca saja cukup bikin perut kenyang, meski mulut lapar. Sajian apa saja, yang tradisional, nasional sampai internasional nampak sensasional, syukur-syukur jadi inspirasional dan nantinya nyonya jadi semangat buat masak dan enak secara kondisional.

Presenter dikondisikan buat enak dilihat, dengan makanan yang juga kelihatan enak ditambah ekspresi yang menggambarkan makanan enak dinikmati, jadi paket lengkap serba enak. Kadang ditambah situasi dan kondisi tempat makan yang sepertinya enak, jadi paket enak plus plus. Segitu saja seharusnya cukup, tanpa perlu ditambah sentuhan-sentuhan berlebihan yang malah merusak suasana.

Beberapa program wisata kuliner sukses merusak paket serba enak tadi dengan visual yang bikin ill feel. Tidak perlu adegan aneh dan berlebihan, cukup zoom-in kamera ke arah mulut saat melahap makanan atau mengunyah. Dan tampaklah penuh di layar pemandangan bibir bergincu belepotan, kadang disertai lidah…

View original post 141 more words

Culinary Events: First Annual Cheese Festival in Basel

CUISINE HELVETICA

A festival dedicated entirely to Swiss cheese seemed like a good way to spend a Saturday morning, so I hopped a train to Basel to check it out last month. If you enjoy sampling cheese and having the opportunity to talk to and purchase directly from local producers, then here’s a brief summary of my visit (including the beer fondue!), as well as information about other cheese events coming up in Switzerland this year. cheese festival basel 2016

Käsefest Basel 2016

Sponsored by Trägerverein cheese-fesitval, an association that promotes Swiss cheese, this one-day festival in Basel took place at the Markthalle, (home to lots of interesting food vendors, so I hope to return there soon!). It’s located within walking distance of the main train station.

After admiring the wheels of cheese just outside the door, I stepped into the hall and eagerly approached the various booths to sample different cheeses in various…

View original post 425 more words

Northwest Culinary Academy Evening Cooking Classes This Fall

ILiveInEastVan.com

NWCABeaterNWCAPICThe Northwest Culinary Academy believes that “The Northwest region is the frontier of innovation because it dares to go against the grain.” And they think that “Vancouver boasts a vibrant food scene”. Well we’d have to agree with them on both of those sentiments. Whether you like to cook food, eat or want to learn more about cooking and/or baking, you may wish to check out the Northwest Culinary Academy located at 2725 Main Street (at 12th Avenue). They have courses for every skill level, whether you are seeking a career in a professional kitchen, a culinary or pastry education, boot camps or just tweaking those home cooking skills. Northwest has a variety of programs available including Summer Camps for the serious foodie. The school has been around since 2004 and was created by two experienced chef instructors, Tony Minichiello and Christophe Kwiatkowsky, and has evolved and grown over the years. Some of their…

View original post 251 more words

Demonstrated Proof of Learning

We Are Chefs

By David Bearl, CCC®, CCE®, AAC®

Like many young people looking for work at an early age, I found the hospitality industry. I was from a large family, and a need for spending money led me to a dishwashing job at a pancake house when I was 12 years old. Little did I know that this would be the start—though modest—of a career as a certified chef.

I learned the front of the house and prep skills and finally earned a spot on the cooking line. It wasn’t a fancy restaurant, but it was extremely busy. As I went through high school and college, I worked in a number of restaurants, but, like many, thought it was just until I found that other career. After graduate school, I worked for a few years away from the kitchen, but then I returned to catering and, eventually, became director of food service…

View original post 792 more words

4 H

Cultivating Foodies

This year I have had the opportunity to help teach the local 4H club foods club.  When I first signed up I assumed it would be fairly basic lessons, with a couple kids whose parent’s signed them up.  Boy was I wrong.  The little crew we had sign up are quite a hilarious mix of aspiring little chefs.  Ranging in age from 7 – 13 and all getting along quite nicely I might add.  Not only do they cook at the club meeting each month, they cost each recipe they make so they can see exactly how much each portion costs.  I have to say this blows my mind.  In culinary school we had an entire class on how to do this, and some of the adults in my class still could not handle it by the end.  The poor teacher went over it again and again and again… I…

View original post 721 more words

Anthony Bourdain: from Chef to World Traveller and Author

chef kev & co.

Anthony Bourdain Anthony Bourdain

How do you go from being a chef deep in the kitchen grime to a world traveller and author?

I don’t even think Anthony Bourdain knew how he did it. After reading some of the gruelling stories in Kitchen Confidential and watching his various TV-streaming programs like The Layover, there is hope that one day the grind will slow down. But, for now, Chef Kev is off to learn all that he needs to know about slicing, chopping, braising and all-round shenanigan-ing.

Watch Bourdain speak at a book signing in Toronto in 2010 as he spills a couple secrets of what it’s like to be an aspiring chef:

(Kev wasn’t at the book signing.)

View original post

Chef Huck: Cid’s menu—a tasty, healthy alternative for people on the go

The Astral Plane

Chef Jeff Huck Cid’s menu a healthy alternative for people on the go

Photo: Katharine Egli

Images and story originally published in Taos News

Chef Jeff Huck has an eclectic background that combines education, anthropology, and cooking. He is currently the kitchen manager at Cid’s Food Market.

Huck started cooking at home when he was fifteen years old.

“I found out then that I really liked to cook,” he said. “Of course, I love food…I am a New Yorker!”

He moved from New York to Colorado in 1995 and attended Naropa University.

“I was very interested in environmental studies so horticulture and anthropology were my main focuses,” he said. “All those years, I still cooked at home and enjoyed it, though I didn’t think I would become a chef.”

After graduation he and his then girlfriend (now his wife) Alicia Bartzen Huck moved to Taos.

“That was in 1998,” he said. “We left for a few months but decided to come back. This…

View original post 868 more words

Teresa Dovalpage

Chef Ray Naranjo

Ray Naranjo, Executive Chef at El Monte Sagrado, at work

En la cocina

Photo: Katharine Egli

Images and story originally published in Taos News

Ray Naranjo, Executive Chef at El Monte Sagrado, has a personal motto that keeps him going in life and in the kitchen.

“I feel I need to work until my heroes become my competition,” said Naranjo, who has over twelve years of experience as a chef.

He was the Red Chile Champion of Taos last year. This October he participated in the SWAIA-Santa Fe Indian Market, where he collaborated with Chef Loretta Barrett Oden (Potawatomi Nation), Chef Ben Jacobs (Osage), and Executive Chef Jack Strong (Confederated Tribes of Oregon) at a special native food and wine indigenous cuisine dining event.

“It was wonderful to work alongside these well-known chefs and showcase our rich indigenous flavors,” Chef Naranjo said.

New management, new menu

Just like many other…

View original post 778 more words

Calabar Eats: TRULY LOVELY PATISSERIE AND DESSERT Cafè

OURBLOGAZINE

Incase you were or have been wondering where you can get a decent English breakfast, chicken and chips, pizza or cake, we’ve got a suggestion for you.


Having heard so much about the place, we decided on one of those days when there was free time from school and a car at our disposal, we decided to check it out.

The place: TRULY LOVELY PATISSERIE AND DESSERT Cafèsacramento estate, Calabar.


(Instagram: @trulylovelycakes)
Because it’s in an estate, it has a very cool ambience, serene and tres romantic (incase you’re wondering to take me to for a date *winks* )


We took several minutes to look around, take necessary pictures after we had ordered, of course.


Our Order arrived in about 20minutes; we had snacks while we waited. But it’s good time for small talk if you ask me.


*Zahzee: Omg! The meatpie omg*

Chakie: nah.. The sausage roll…

View original post 106 more words

One Bowl

Cysteine in Copenhagen

Today I would like to talk about One Bowl.

12698250_741446859319419_473629014978382954_o

One Bowl is … an a.w.e.s.o.m.e concept. It is a non-profit community restaurant, or a folkekøkken in danish.

Our goal is “to establish equality through community for all people from different walks of life”.  Therefore, we do not have set price on our food and promote the pay as you feel concept. That way, we make sure that everyone can come and enjoy a proper meal, regardless of their situation.

Everyone is welcome at One Bowl. We are one community that shares love, trust, generosity and charity.

Our vision is to eradicate hunger, loneliness, and create accessible community space for everyone to share, network, and enjoy together.

If you want to know more about One Bowl, get involved, donate, feel free to check our website http://www.onebowl.dk and to come by and say hello.

View original post 13 more words

PART ONE: Choosing a Whetstone

Tools for The Discriminating Chef

Whetstones are often considered to be one of the best ways to sharpen a knife because the user has the most control over the angle and grit used. Once this method of sharpening is mastered, it can be both very effective and gentle. A whetstone is a sharpening method that uses natural stone or synthetic materials to sharpen a knife using friction. The first thing you have to do is choose the type of whetstone you want to use.

Choosing a Whetstone

There is a wide range of whetstones on the market, which can make the process of choosing one quite confusing. The four (4) most common types of whetstones are ceramic stones, diamond stones, oil stones and water stones.

Item41998 copy

Quick Cut Combo Stone (Item#41998 Canada/ Item# 41998 USA)

900.2002.21 copy

Water Stone with Stand (Item# 900.2002.21 Canada/Item #900.2002.21 USA)

The four types of stones…

View original post 265 more words

Where Food and History Meet: Michael W. Twitty’s Culinary Journey at Afroculinaria

Discover

At Afroculinaria, Michael W. Twitty serves up his own recipe of food blogging. The African American-Jewish culinary historian writes about African American foodways, the food culture and history of the American South, and the exploration of identity through cooking. His forthcoming book, The Cooking Gene, chronicles his search for a culinary homeland, retracing the steps of his family’s journey from Africa to America and from slavery to freedom, using food as his lens.

Michael — who was named a TED2016 Fellow and is speaking this week at TED2016: Dream in Vancouver, Canada — talks about his research and balancing his efforts for both his blog and his book.


Afroculinaria is a food blog, yet it’s so much more than that. It documents your personal culinary journey, the intersections of Africa and America, and food and history. Can you expand a bit on what you blog about?

There are food…

View original post 1,163 more words