Tips Cara Menyimpan Buah

Ada berbagai jenis buah di Indonesia. Dengan iklim tropis di tanah air, Indonesia pun dikaruniai beragam jenis buah termasuk buah-buahan tropis seperti nanas dan mangga. Nah, agar buah-buah yang kamu beli di pasar atau supermarket tetap segar, maka kamu perlu tahu pula cara penyimpanannya yang baik dan benar.

Secara umum, cara penyimpanan buah yang baik adalah disimpan dengan temperatur 5-10 derajat Celcius atau di lemari pendingin, sementara untuk buah yang berkulit tipis dan berdaging lunak sebaiknya disimpan dalam kotak berlubang agar ada sirkulasi udara. Hindari pula menyimpan buah yang telah dikupas dan dipotong, ya.

Nah, buah-buahan di Indonesia dapat digolongkan menjadi tiga, yaitu hard fruit, stone fruit dan soft fruit. Hard fruit adalah jenis buah yang mempunyai daging kaku seperti apel, pir dan kesemek. Sementara, stone fruit adalah buah yang berbiji banyak seperti delima, jambu biji dan pisang. Dan, soft fruit adalah buah yang bertekstur lembut seperti berries.

Lalu, bagaimana cara menyimpan berbagai jenis buah tersebut? Untuk penyimpanan hard fruit, sebaiknya dilakukan di dalam box dengan temperatur 5-10 derajat Celcius. Apabila buah dalam keadaan terbungkus spons/kertas, jangan dibuka sebelum digunakan untuk menghindari gesekan satu dengan yang lain yang dapat menimbulkan cacat kulit luar dan mudah membusuk. Buah yang baru harus selalu disimpan di belakang buah yang lama dengan tujuan agar dikonsumsi terlebih dulu. Gunakan sistem First In First Out.

Untuk buah jenis soft fruit, seperti stroberi dan raspberry, sebaiknya disimpan di dalam keranjang dalam suhu 5-10 derajat Celcius. Untuk jenis buah yang dibekukan, setelah selesai penggunaan sebaiknya langsung disimpan kembali dalam freezer untuk menjaga tekstur buah tetap dalam keadaan baik.

Sementara, untuk stone fruit, alangkah baiknya bila disimpan di ruangan dingin dengan beralaskan baki agar mudah terlihat apabila buah membusuk. Buah yang busuk harus segera dibuang agar tidak merusak keadaan buah yang masih baik kondisinya. Khusus untuk pisang, sebaiknya disimpan tergantung sehingga tidak ada kulit buah yang tertekan.

Advertisements

Comments

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s